MARTAPURA, dnusantarapost.com – Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdatan) Tabulihin, Desa Karang Intan, Kecamatan Karang Intan, berhasil memanen sekitar 1,3 ton ikan papuyu pada Senin (15/9/2025).
Panen ini merupakan bagian dari aksi inovasi “Intan Sikapayu” yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar.
Menariknya, masa budidaya kali ini hanya memakan waktu enam bulan, lebih cepat dibanding panen tahun 2024 yang mencapai delapan bulan dan kelompok budidaya berhasil melakukan pembenihan Ikan Papuyu sehingga tidak perlu membeli benih di tempat lain.
Kepala DKPP Banjar Sipliansyah menjelaskan, hasil panen tahun ini berasal dari 15 ribu benih. Tahun lalu, dari 20 ribu benih, Pokdatan Tabulihin berhasil memanen 1,59 ton dengan nilai jual sekitar Rp113 juta dari modal awal Rp60 juta.
“Dengan jumlah benih yang lebih sedikit, tahun ini kami tetap optimistis hasil panen bisa mendekati 1,3 ton. Ini menunjukkan peningkatan efisiensi dalam budidaya papuyu,” ungkap Sipliansyah, Rabu (17/9/2025)
Seluruh biaya budidaya ikan papuyu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikelola langsung oleh kelompok pembudidaya. Ia juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau kelompok lain yang ingin belajar budidaya papuyu untuk datang langsung ke DKPP.
Selain panen, acara juga dirangkai dengan pengukuhan Forum Penggiat Budidaya Perikanan Kabupaten Banjar masa bakti 2025–2028. (nurul octaviani)






