MARTAPURA, dnusantarapost.com – Pelaku pembunuhan di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura masih misteri hingga saat ini. Kejadian itu menghebohkan jagat maya karena terjadi setelah pembukaan Hari Santri Nasional 2024 pada Selasa (22/10/2024).
Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat melalui Kasi Humas Polres Banjar, AKP Syahruji menerangkan hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif pembunuhan dan memburu pelaku.
“Masih kami dalami dan pelaku masih diburu,” ungkapnya, Minggu (27/10/2024)
Dari hasil visum yang dilakukan di rumah sakit, korban FJ mengalami beberapa luka tusuk. Pihak kepolisian mengamankan celana dan baju milik korban yang menjadi barang bukti dalam kasus ini.
Insiden penusukan ini membuat warga histeris karena terjadi di saat kondisi Ruang Terbuka Hijau Alun-Alun Ratu Zalecha sedang ramai.
Dari video yang beredar, nampak seorang pria bersimbah darah dan seorang perempuan nampak mempapah pria itu dan histeris.
Seorang warga yang berada di lokasi kejadian, Aulia menyebutkan kejadian itu terjadi begitu cepat. Ia hanya mendengar teriakan histeris dari orang-orang.
“Saya gak tau penyebabnya apa, soalnya lagi menjaga anak di odong-odong, tiba-tiba orang sekitar histeris dan ribut-ribut,” ungkapnya.
Dari informasi yang beredar, pria yang bersimbah darah tersebut segera di evakuasi dan dibawa ke IGD Rumah Sakit Ratu Zalecha. Namun, saat sampai di rumah sakit, korban meninggal dunia.
Babinsa Kelurahan Jawa, Sertu M Muchlis mengatakan korban berinisial MF (47) dan merupakan warga Gang Muhajirin, Jawa Laut.
“Kronologis kejadian, pada saat itu korban sedang mengatur parkir di Alun-Alun, kemudian datang seorang perempuan yang merupakan temannya dan mereka berbincang-bincang,” ujarnya.
Setelah itu, pelaku yang diketahui berinisial M (39) datang sambil membawa sebuah sajam dan mendekati korban.
“Lalu pelaku menusuk korban di bagian perut dan korban tersungkur,” lanjutnya. (Nurul Octaviani).






