MARTAPURA, dnusantarapost.com – Yanto harus menahan tangisnya saat menemukan kakaknya, Hendra (35) meninggal dunia pada Jumat (30/8/2024) pagi.
Saat pagi hari, Yanto memiliki firasat untuk bergerak ke kawasan TPS Sungai Sipai demi mencari Hendra yang sudah hilang sejak Kamis (29/8/2024) malam dengan meminjam sepeda motor tetangganya.
Saat tiba di kawasan TPS Sungai Sipai, ia bertemu dengan dua orang yang tak ia kenal sedang membuang sampah.
“Dua orang itu bilang ke saya, tuh ada mayat disana,” ujar Yanto.
Saat dicek oleh Yanto, ada tangan yang muncul. Ia pun bergegas untuk bercebur ke irigasi untuk mengangkat mayat tersebut dibantu oleh petugas kebersihan yang ada di sekitar lokasi penemuan.
“Saya berpegangan ke kayu yang dikasih petugas kebersihan, satu tangan saya memeluk jasad itu supaya bisa naik ke tebing,” ungkap Yanto.
Jasad itu pun berhasil diangkat ke tebing oleh Yanto. Ia bergegas memberikan alas untuk menaruh jasad itu.
Setelah dilihatnya, jasad yang ditemukan tanpa baju dan hanya mengenakan celana pendek itu ternyata adalah kakaknya yang ia cari selama ini.
“Setelah itu saya ke rumah ketua RT 3, menjemput dia untuk ke lokasi penemuan,” lanjut Yanto.
Ia menjelaskan lebih lanjut, pada awalnya sepeda milik Yanto diantar oleh sepupunya yang bekerja sebagai petugas di TPS Sungai Sipai pada Kamis (29/8/2024) jam 2 siang.
“Sejak saat itu kami sekeluarga ribut memikirkan kemana Hendra menghilang dan mencoba mencarinya,” tambahnya.
Dengan suara yang bergetar dan berkaca-kaca, Yanto menceritakan perasaannya usai menemukan Hendra.
“Sejak kemarin saya berfirasat terus dimana kakak saya ini dan saya bertekad mau menemukan dia, dan ya akhirnya saya juga yang menemukan dia dalam keadaan tak bernyawa,” jelas Yanto.
Jasad Yanto pun dikebumikan pada Jumat (30/8/2024) selepas sholat jumat di alkah Sungai Sipai Martapura oleh keluarga. (tata)






