BALANGAN, dnusantarapost.com — Pemerintah Kabupaten Balangan menyeleksi delapan aparatur sipil negara (ASN) dalam tahap akhir ASN Berprestasi Tahun 2026. Seleksi yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balangan di Aula Hotel Ar Raudah Syariah, Kecamatan Paringin, Senin (19/10/2026), ini menjadi bagian dari upaya memperkuat manajemen talenta dan meningkatkan kualitas kinerja aparatur.
Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Administrasi Umum, Ernawati, mengatakan penilaian ASN berprestasi tidak hanya didasarkan pada kemampuan peserta memaparkan gagasan dan menjawab pertanyaan saat wawancara. Penilaian juga perlu mempertimbangkan hasil kerja, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan.
“Setiap ASN memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan kapasitas terbaiknya dan menjadikan proses seleksi sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja,” ujar Ernawati.
Ia berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi rekan kerja sehingga budaya kerja berkualitas dan semangat berprestasi semakin berkembang di lingkungan Pemkab Balangan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Balangan, Sufriannor, menjelaskan bahwa program ASN Berprestasi telah memasuki pelaksanaan keempat di Kabupaten Balangan. Program ini diharapkan menjadi sarana untuk mengidentifikasi aparatur dengan kinerja unggul sekaligus memetakan potensi pengembangan karier.
“Kami berharap delapan peserta yang berhasil mencapai tahap akhir dapat mengikuti seluruh rangkaian penilaian dengan optimal, serta terus menunjukkan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” kata Sufriannor.
Menurut Sufriannor, hasil seleksi dan sertifikat yang diperoleh peserta diharapkan menjadi nilai tambah dalam penerapan manajemen talenta. Program tersebut juga diharapkan mendukung pengembangan kompetensi dan karier ASN sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Bidang Mutasi, Promosi, dan Kinerja (MPK) BKPSDM Balangan, Ahmad Nawawi Abdurrauf, menerangkan bahwa tahap akhir seleksi meliputi presentasi dan wawancara. Penilaian dilakukan oleh tim independen yang terdiri atas unsur akademisi dan instansi pemerintah terkait.
Melalui tahapan tersebut, peserta diharapkan dapat menunjukkan capaian kinerja, inovasi, serta gagasan yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat.
Ahmad Nawawi berharap pelaksanaan ASN Berprestasi dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus tolok ukur untuk penyelenggaraan program serupa pada masa mendatang. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga diharapkan mendorong tumbuhnya aparatur yang kreatif, inovatif, dan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja.
Pemkab Balangan berharap program ASN Berprestasi dapat memperkuat budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada hasil. Peningkatan kualitas aparatur tersebut diharapkan turut meningkatkan mutu pelayanan publik serta mendukung pembangunan Kabupaten Balangan. (Alf/Fahri)





