BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mematangkan rencana pembangunan Embung Pematang Panjang di Kabupaten Banjar sebagai cadangan air baku jangka panjang.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyatakan dukungan terhadap proyek tersebut. Pembangunan embung dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pasokan air baku Kota Banjarmasin, terutama ketika debit sungai menurun dan terjadi intrusi air laut pada musim kemarau.
Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran awal sekitar Rp98 miliar. Pemerintah daerah juga membahasnya bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan pemerintah pusat.
Rencana pembangunan memanfaatkan lahan seluas 150 hektare milik Pemko Banjarmasin. Dari lahan tersebut, sekitar 30 hektare akan digunakan untuk area embung dengan kapasitas tampung hingga 1,1 juta meter kubik air.
Selain pembangunan embung, pemerintah menyiapkan opsi jaringan perpipaan untuk menyalurkan air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Pramuka.
Salah satu skema yang dibahas berupa jaringan pipa sepanjang 8,7 kilometer dengan diameter 800 milimeter dan estimasi anggaran Rp136 miliar. Alternatif lainnya adalah pipa berdiameter 1.200 milimeter dari kawasan Gubernur Subarjo menuju IPA 2 dengan estimasi anggaran mencapai Rp200 miliar.
Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR mengapresiasi dukungan Gubernur Kalsel terhadap rencana penyediaan cadangan air baku tersebut. Menurut Yamin, kebutuhan investasi untuk pembangunan infrastruktur air baku tidak dapat sepenuhnya ditanggung pemerintah kota.
“Pak Gubernur sangat merespons baik untuk kita memiliki embung atau cadangan air di Kota Banjarmasin. Alhamdulillah, Pak Gubernur memberikan perhatian. Air baku ini memang harus kita pikirkan untuk jangka panjang,” ujar Yamin, Senin (28/9/2026).
Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih, Zulbadi, juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur air baku. Infrastruktur tersebut diperlukan agar pelayanan air bersih tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi sungai, terutama saat musim kemarau.
Rencana Embung Pematang Panjang tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber cadangan air baku untuk mendukung kebutuhan pelayanan air bersih Kota Banjarmasin dalam jangka panjang. (Alf/Vina)





