Harjad ke-500 Banjarmasin Tanpa Pesta, Pemkot dan DPRD Gelar Doa Bersama

BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Rapat Paripurna ke-27 Masa Sidang Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin digelar secara sederhana, Kamis (24/9/2026).

Peringatan lima abad Kota Banjarmasin tahun ini tidak diisi pesta hiburan dan kegiatan seremonial seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama DPRD memilih menggelar rangkaian kegiatan secara khidmat sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengatakan keputusan tersebut berkaitan dengan musibah tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8 serta bencana karhutla yang melanda kawasan sekitar.

Yamin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena perayaan Hari Jadi ke-500 Banjarmasin tidak digelar secara meriah.

“Perayaan tahun ini tidak semestinya seperti yang dibayangkan oleh masyarakat. Perayaan ini dengan sesederhana mungkin, meniadakan kegiatan yang bersifat hiburan atau seremonial, kita ganti dengan kepedulian atau saling menguatkan,” ujar Yamin.

Menurut Yamin, pemerintah saat ini juga memfokuskan perhatian pada penguatan kepedulian sosial, penanganan isu lingkungan, serta pelaksanaan 20 program prioritas daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan seluruh rangkaian hiburan ditiadakan. Rapat paripurna kemudian difokuskan pada refleksi sejarah Kota Banjarmasin dan doa bersama bagi para korban musibah.

“Pelaksanaan pada hari ini tentu lebih sangat sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hari ini semua kita tiadakan, ini adalah bentuk empati kita terhadap korban musibah yang melanda di Kota Banjarmasin,” kata Rikval.

Ia mengatakan doa bersama juga dilakukan untuk para korban dan keluarga yang terdampak musibah agar dapat saling menguatkan.

Selain doa bersama, Rapat Paripurna Hari Jadi ke-500 Banjarmasin juga diisi dengan peluncuran buku sejarah Kota Banjarmasin.

Momentum lima abad Banjarmasin tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat.

Dalam pidatonya, Yamin juga mengajak seluruh elemen masyarakat menyukseskan tema “Kami Kawa Gawi Sabumi”. Tema tersebut menjadi bagian dari semangat mewujudkan Banjarmasin yang maju dan sejahtera, sekaligus menjaga kebersihan sungai serta lingkungan hidup untuk masa depan generasi mendatang. (Alf/Vina)

Pos terkait