BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Jembatan Perintis Garuda di Basirih Dalam RT 25, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, resmi beroperasi, Kamis (13/8/2026). Jembatan tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan wilayah Kota Banjarmasin dengan Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda dilaksanakan serentak dengan peluncuran program nasional 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut dihadiri Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR, serta Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin.
Kehadiran jembatan baru itu disambut antusias warga. Sejumlah anak sekolah juga turut memadati lokasi peresmian.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan pembangunan jembatan merupakan wujud komitmen negara dalam mempermudah aksesibilitas sekaligus mendukung peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan pedesaan.
“Kita berharap dengan adanya jembatan ini dapat mempermudah kelancaran transportasi bagi masyarakat, baik itu transportasi perekonomian, pendidikan, hingga pengembangan usaha masyarakat lainnya. Yang terpenting, TNI dan Polri selalu siap hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujar Zainul Arifin usai meresmikan jembatan tersebut.
Jembatan Perintis Garuda di Basirih Dalam memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antardesa dan antardaerah. Infrastruktur ini menghubungkan kawasan di Kota Banjarmasin dengan Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.
Sebelum dibangun secara permanen, akses tersebut berupa jembatan swadaya warga berbahan kayu ulin dengan panjang sekitar 50 meter. Kondisinya disebut telah rusak dan lapuk sehingga rawan ambruk.
Warga RT 25 Basirih Dalam, Asnawi, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, akses itu selama ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian dan menjadi jalur anak-anak menuju sekolah.
“Dulu jembatannya swadaya berbahan kayu ulin dan sudah sangat rusak serta lapuk. Jalur ini sangat penting karena digunakan warga untuk mengangkut hasil padi dari sawah dan akses jalan anak-anak ke sekolah. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo, Pak Wali Kota H.M. Yamin, Kodim, dan jajaran TNI atas dibagunkannya jembatan yang kokoh ini,” ungkap Asnawi.
Beroperasinya Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan usaha masyarakat di kawasan tersebut.
Warga juga menyatakan komitmennya untuk menjaga dan merawat fasilitas infrastruktur itu agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (Alf/Vina)





