PELAIHARI, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Selasa (3/6/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto dan dihadiri Wakil Bupati H. M. Zazuli, unsur Forkopimda, perwakilan SKPD, TNI-Polri, Damkar, relawan, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Rahmat menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan Karhutla merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun berpotensi terjadi,” ujar Rahmat.
Menurutnya, Kabupaten Tanah Laut memiliki wilayah yang cukup luas dengan tingkat kerawanan kebakaran yang perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat.
“Kita tidak boleh lengah. Kesiapan personel, perlengkapan, dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla,” katanya.
Rahmat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Mulai dari instansi vertikal, aparat kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, hingga relawan diminta terus meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing.
“Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau BPBD semata. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak bencana,” tegasnya.
Selain kesiapan personel dan peralatan, Bupati juga menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan, terutama saat memasuki puncak musim kemarau.
“Melalui kesiapsiagaan dan doa bersama, semoga Kabupaten Tanah Laut dapat terhindar dari segala bentuk bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Rahmat turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya penanggulangan Karhutla di Kabupaten Tanah Laut, termasuk BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, serta perusahaan-perusahaan yang mendukung kesiapan penanganan bencana melalui penyediaan peralatan maupun personel pemadam.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. Sinergi dan kolaborasi yang baik harus terus kita pertahankan demi menjaga Kabupaten Tanah Laut tetap aman dari ancaman kebakaran,” pungkasnya. (nurul octaviani)





