PELAIHARI, dnusantarapost.com – Pembangunan ruang baru Pondok Pesantren Al Mubarok Putera di Kelurahan Sarang Halang resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama, Rabu (08/04/2026).
Kegiatan ini menandai dimulainya pengembangan fasilitas pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang lebih maksimal.
Prosesi tersebut dihadiri pimpinan Ponpes Al Mubarok KH. Khairus Sadi, Ketua Yayasan H. Marliansyah, keluarga besar pondok serta ahli waris almarhum KH. Askani, Kepala Kantor Kemenag Tanah Laut, unsur Forkopimcam, Forum Komunikasi Pondok Pesantren Tanah Laut, para ustadz dan ustadzah, hingga wali santri.
Bangunan yang direncanakan terdiri dari dua lantai dengan sejumlah fasilitas, meliputi ruang kantor, ruang kelas, aula, serta koperasi pondok. Kehadiran gedung ini juga akan menunjang pelaksanaan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Al Mubarok, baik tingkat Wustha (Tsanawiyah) maupun Ulya (Aliyah).
Bupati Tanah Laut melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Achmad Taufik, menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan keagamaan.
Ia menegaskan, peletakan batu pertama bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dimulainya penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak, dan karakter yang kuat.
Pemerintah daerah pun memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan tersebut sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
Diharapkan, proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas. Partisipasi berbagai pihak, baik dalam bentuk doa maupun dukungan lainnya, juga dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini.
Dengan adanya fasilitas baru ini, Ponpes Al Mubarok diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sekaligus mutu pendidikan, serta melahirkan santri yang berdaya saing dan berakhlak mulia. (nurul octaviani)






