Pemkab Banjar Perpanjang Masa Tanggap Darurat Batingsor Hingga 12 Januari 2026

MARTAPURA, dnusantarapost.com — Pemerintah Kabupaten Banjar resmi memperpanjang status tanggap darurat banjir hingga 12 Januari 2026. 

Keputusan ini diambil berdasarkan perkembangan kondisi lapangan dan data terbaru dampak banjir di wilayah Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Banjar per hari ini, banjir berdampak pada 9 kecamatan, mencakup 121 desa dan kelurahan. 

“Jumlah warga terdampak tercatat 42.082 kepala keluarga atau sekitar 118.151 jiwa, dengan 13.732 rumah terdampak banjir,” ujar Kepala BPBD Banjar, Wasis didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, Selasa (6/12/2025)

Ia juga menyampaikan penanganan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti logistik makanan dan tempat tinggal yang nyaman.

Saat ini, tiga dapur umum aktif, masing-masing di Kecamatan Sungai Tabuk, Martapura Barat, dan Kantor Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, yang melayani distribusi makanan bagi warga terdampak dan pengungsi.

“Selain makanan siap saji, BPBD juga menyalurkan paket sembako berisi beras, gula, mi instan, dan ikan kaleng,” tambahnya.

Untuk kebutuhan air bersih, BPBD telah mengerahkan tandon dan armada tangki air ke wilayah terdampak, termasuk Martapura Barat, dan memastikan seluruh permintaan air bersih yang masuk telah terpenuhi.

Sebagai langkah mitigasi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan penguatan koordinasi lintas daerah serta mendorong percepatan rencana pembangunan Bendungan Riam Kiwa, yang ditargetkan memasuki tahap pembebasan lahan pada tahun 2026, guna mengurangi risiko banjir berulang di wilayah aliran sungai utama. (nurul octaviani)

Pos terkait