PELAIHARI, dnusantarapost.com – Kabupaten Tanah Laut akhirnya menutup gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan XII 2025 dengan gemilang. Status juara umum yang resmi mereka kantongi disambut gegap gempita lewat konvoi kemenangan pada Jumat (14/11/25) sore. Deretan atlet, pelatih, official, jajaran KONI, hingga para pendukung memenuhi ruas-ruas jalan Kota Pelaihari, mengarak piala kebanggaan yang berhasil mereka rebut.
Rombongan konvoi dipimpin langsung oleh Ketua Kontingen Tanah Laut, HM Rahmat Hidayat. Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto, bersama Wakil Bupati HM Zazuli dan Sekda Tala Ismail Fahmi turut melepas secara resmi para pahlawan olahraga tersebut.
Usai melepas iring-iringan, Bupati Rahmat Trianto mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian luar biasa kontingen Tanah Laut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hadir begitu saja, melainkan hasil kerja panjang—mulai dari persiapan matang hingga pemusatan latihan yang berjalan efektif.
“Kita dianugerahi 278 emas, artinya kita menjadi juara umum. Capaian ini bahkan melebihi target yang kita inginkan,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan Porprov masih terdapat kekurangan, baik dalam pelayanan maupun kondisi venue. Ia berharap event dua tahunan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antar-daerah dan mendorong lahirnya atlet-atlet yang siap berlaga di PON 2028 di NTB dan NTT.
Tanah Laut kokoh di puncak klasemen dengan raihan 278 medali emas, 142 perak, dan 176 perunggu. Di posisi kedua, Kota Banjarmasin membuntuti dengan 217 emas, 204 perak, dan 205 perunggu. Kota Banjarbaru menyusul di peringkat ketiga lewat 94 emas, 112 perak, dan 160 perunggu. Adapun Kabupaten Balangan menempati posisi terbawah dari 13 peserta dengan torehan 16 emas, 17 perak, dan 45 perunggu.
Prestasi ini meneguhkan Tanah Laut bukan hanya sebagai peserta yang mendominasi, tetapi juga sebagai tuan rumah yang berhasil menciptakan sejarah baru pada Porprov XII 2025. Semangat juang para atlet diharapkan tetap menyala menghadapi tantangan kompetisi berikutnya. (nurul octaviani)





