Seluruh Dapur SPPG Banjarbaru Jalani Sertifikasi, Pemkot Banjarbaru Pastikan Kualitas MBG Terjaga

BANJARBARU, dnusantarapost.com – Sebanyak 21 dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) kini aktif beroperasi di Kota Banjarbaru untuk mendukung jalannya program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah.

Koordinator Wilayah SPPG Banjarbaru, Citra Nur Fitriani, memastikan seluruh dapur tersebut terus diawasi secara ketat, baik dari sisi kelayakan gizi, kebersihan, maupun pengelolaan limbah.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, pelaksanaan MBG di Banjarbaru sejauh ini berjalan lancar. Kami terus bersinergi dengan DPRD, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga. Program ini harus menjadi kebanggaan bersama, seperti yang selalu ditekankan oleh Pak Presiden,” ujar Citra usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi I DPRD Banjarbaru, Senin (13/10/2025).

Ia menambahkan, seluruh dapur SPPG saat ini tengah dalam proses sertifikasi agar memenuhi standar teknis dan administratif sesuai ketentuan. 

“Semua unit sudah kami daftarkan. Sertifikasi ini penting sebagai jaminan bahwa dapur-dapur tersebut layak, bersih, dan memenuhi standar pelayanan gizi,” jelasnya.

Dalam operasional harian, lanjut Citra, setiap dapur menerapkan SOP ketat, mulai dari penerimaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah. Seluruh relawan juga diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) dan menjaga sanitasi dapur.

“Untuk pembuangan limbah, kami juga sudah pastikan semuanya aman. Beberapa dapur bahkan sudah menggunakan sistem IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) agar kegiatan dapur tetap ramah lingkungan,” tambahnya.

Citra menyebut pihaknya bersama mitra pelaksana dari BGN terus melakukan evaluasi rutin terhadap kualitas dan waktu distribusi makanan. Hal ini dilakukan agar gizi yang diterima siswa tetap optimal sampai di tangan penerima.

“Ke depan kami akan terus memperbaiki proses pengiriman dan pengawasan mutu. Tujuannya satu: memastikan anak-anak Banjarbaru mendapatkan makanan bergizi yang aman, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya. (nurul octaviani)

Pos terkait