Siap Hadapi Medan Ekstrem, BASARNAS Banjarmasin Gelar Latihan di Aranio

ARANIO, dnusantarapost.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapan dan keterampilan personel dalam menghadapi situasi darurat di medan ekstrem, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin menggelar Latihan SAR Beregu di Ketinggian selama dua hari, 10–11 Juli 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin serta kawasan wisata Sungai Kambang, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 16 personel termasuk instruktur mengikuti latihan ini. Kegiatan diawali dengan apel pembukaan di halaman kantor, lalu dilanjutkan dengan pergeseran tim ke lokasi latihan di Aranio. 

Di sana, peserta terlebih dahulu melakukan observasi medan, latihan kering (dry training), dan kemudian melaksanakan SAR Exercise atau simulasi penyelamatan di medan ketinggian secara beregu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari komitmen Basarnas untuk terus memperkuat kapasitas personel dalam menghadapi tantangan penyelamatan, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki risiko tinggi seperti tebing, jurang, dan daerah perbukitan.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota memiliki kemampuan teknis yang memadai dalam evakuasi di medan ketinggian. Selain itu, kerja sama tim, kecepatan dalam mengambil keputusan, serta kedisiplinan adalah nilai-nilai penting yang kami tanamkan selama latihan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar latihan teknis, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat kekompakan antaranggota. Koordinasi yang kuat dalam tim diakui menjadi kunci keberhasilan dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan di lapangan.

Latihan SAR beregu ini sendiri merupakan bagian dari program rutin pembinaan internal Basarnas, yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan guna menjaga profesionalisme personel.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta semakin siap, sigap, dan solid dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Terlebih di wilayah Kalimantan Selatan yang memiliki banyak medan menantang, kemampuan di ketinggian menjadi salah satu keahlian vital yang harus dikuasai setiap personel SAR. (nurul octaviani)

Pos terkait