MARTAPURA, dnusantarapost.com – Suasana duma menyelimuti kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Salah satu jemaah, H. Luthfi Isnani, yang tergabung dalam kloter BDJ-10, wafat dalam perjalanan pulang dari Arab Saudi menuju Tanah Air, Rabu (3/7/2025).
Kabar duka ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Banjar, Erfan Maulana. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya almarhum yang diketahui merupakan warga Kandangan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan perasaan duka yang mendalam, kami menerima kabar wafatnya salah satu jemaah haji kita, Bapak H. Luthfi Isnani, dalam perjalanan kembali ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci,” ujar Erfan.
Menurut Erfan, kondisi kesehatan almarhum sempat menurun dalam satu pekan terakhir menjelang kepulangan. Jemaah mengeluhkan nafsu makan yang berkurang dan tampak lemas.
Berdasarkan hasil Pemeriksaan medis dari Dokter Anita yang bertugas di kloter ini, tanda-tanda vital (TTV) almarhum masih dalam batas normal. Almarhum memiliki riwayat diabetes melitus (DM) dan masih rutin mengonsumsi obat metformin.
Kadar gula darah sewaktu (GDS) terakhir tercatat 301.
“Saat pendorongan ke Madinah, jemaah tampak kesulitan berjalan dan menggunakan kursi roda. Di terminal bandara juga telah dilakukan pemeriksaan dengan hasil tekanan darah 104/71 dan saturasi oksigen 96,” terang Erfan.
Sepanjang penerbangan, almarhum terus dalam pengawasan tenaga kesehatan. Bahkan, sesaat setelah salat Subuh, beliau masih sempat berkomunikasi dengan petugas medis.
Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, almarhum ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, tanpa denyut nadi maupun napas.
Petugas kesehatan langsung melakukan resusitasi jantung paru (RJP) sebanyak lima siklus, namun tidak membuahkan hasil. Pupil juga telah menunjukkan midriasis total. Almarhum dinyatakan wafat pada pukul 12.22 WIB.
Atas peristiwa ini, Kementerian Agama Kabupaten Banjar menyampaikan empati mendalam.
“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum Bapak H. Luthfi Isnani. Semoga almarhum diterima di sisi Allah sebagai haji mabrur, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di jannah-Nya yang luas,” tutup Erfan. (nurul octaviani)





