MARTAPURA, dnusantarapost.com – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Banjar mengunjungi seorang balita yang sempat menjadi sorotan usai insiden ambruknya ruang rawat inap Puskesmas Aluh Aluh, Selasa (25/6/2025).
Anak tersebut kini tengah dirawat di ruang anak RSUD Ratu Zalecha Martapura dan dilaporkan dalam kondisi yang membaik.

Kunjungan dilakukan oleh Ketua Komisi IV DPRD Banjar Hj Anna Rusiana bersama Wahyu Akbar, Febrianor Rahman, dan Saidi, sebagai bentuk perhatian langsung terhadap warga terdampak.
Febrianor Rahman, anggota DPRD dari Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Aluh Aluh, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak rumah sakit atas pelayanan cepat yang diberikan kepada warganya.
“Kami berterima kasih kepada RSUD Ratu Zalecha, khususnya Pak Direktur, yang telah memberikan penanganan terbaik bagi salah satu warga kami yang dirujuk dari Puskesmas Aluh Aluh. Alhamdulillah, kondisinya kini berangsur membaik,” kata Febri.
Sebelumnya, balita tersebut sempat terbaring lemas di ranjang pasien dekat pintu masuk puskesmas karena ruangan rawat inap tidak bisa digunakan. Ia datang dalam keadaan kejang-kejang dan harus segera dirujuk.
Menanggapi informasi simpang siur terkait adanya permintaan uang dan dugaan pembiaran saat proses evakuasi, Saidi memberikan klarifikasi.
“Itu hanya miskomunikasi. Saat itu ambulans desa sedang digunakan untuk mengantar pasien lain, sehingga sempat direncanakan memakai ambulans swasta. Maka muncul wacana soal biaya. Tapi pada akhirnya tidak ada uang yang keluar dari pihak keluarga. Semua sudah diselesaikan,” ujar Saidi.
Insiden ini terjadi tepat saat anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ke Puskesmas Aluh Aluh. Ruang rawat inap yang roboh membuat pelayanan terganggu, dan momen tersebut memperlihatkan langsung dampak nyata yang dirasakan masyarakat. (nurul octaviani)






