Pencarian Pendulang Intan Yang Tertimbun Longsor di Pumpung Cempaka Masih Berlangsung

CEMPAKA, dnusantarapost.com – Satu orang pendulang intan tradisonal di Kawasan Wisata Pendulangan Intan Tradisional, Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru tertimbun longsor pada Rabu (30/10/2024).

Bacaan Lainnya

Informasi yang diterima, pendulang intan tersebut tertimbun longsor sejak pukul 11.50 WITA. Hingga pukul 17.55 WITA, pencarian korban yang akrab disapa Usuf itu masih dilanjutkan. Bahkan, pencarian korban sempat diiringi hujan dan tanah kembali longsor sebanyak 2 kali.

Kapolsek Cempaka, Iptu Ketut Sedemen menjelaskan, pencarian korban dilakukan oleh tim search and rescue (SAR) gabungan dengan cara gotong royong mengangkat tanah liat yang menimbun korban.

“Sudah kurang lebih 4 jam kami melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan, mudah-mudahan korban segera ditemukan,” ujar Iptu Ketut Sedemen kepada sejumlah awak media.

Pada awalnya, ada 9 orang yang pergi ke lubang tambang tradisonal itu. Mereka pun membagi tugas. Saat sedang mengerjakan tugasnya masing-masing, tanah di sekitar lubang tambang tiba-tiba longsor.

“Setelah kita gali sejak siang tadi, kemungkinan sisa 3 sampai 5 meter lagi sudah mencapai dasar lubang tambang,” ungkapnya lagi.

Ia juga menegaskan, pihak kepolisian sudah melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas tambang intan lagi dengan alasan keamanan.

“Kami sudah memberikan edukasi dan arahan masif kepada masyarakat untuk tidak melakukan tambang intan ilegal lagi dengan alasan keamanan, karena ya kita tidak ingin hal seperti ini terjadi,” jelasnya.

Hingga kini, proses pencarian korban masih berlangsung dan para relawan sudah menyiapkan lampu sorot untuk penerangan pencarian di malam hari. (nurul octaviani)

Pos terkait