DP3APMP2KB Banjarbaru Datangi Korban KDRT, Lakukan Pendampingan dan Pemeriksaan Psikologi

BANJARBARU, dnusantarapost.com –Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Banjarbaru melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sedang viral di media sosial.

Kepala Dinas P3AP2KB Banjarbaru, Erma Epiaya menjelaskan, pihaknya segera melakukan pendampingan terhadap korban saat informasi itu viral di media sosial.

“Alhamdulillah sudah dilakukan pendampingan dari DP3APMP2KB melalui UPTD PPA Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuam dan Anak sesuai layanan kami mulai dari layanan pengaduan, penjangkauan, pendampingan kesehatan/psikologis dan pendampingan hukum di kepolisian,” ujar Erma.

Erma menjelaskan lebih lanjut, pada Sabtu (28/10/2024) tepatnya kemarin, DP3AMP2KB Banjarbaru melakukan pemeriksaan psikologi klinis kepada korban.

“Tindak lanjut selanjutnya hari ini korban dan anaknya dilakukan pemeriksaan psikisnya oleh psikolog klinis.
Sambil pemeriksaan psikis kami sekalian membuat kronologis kejadian,” ungkap Erma.

Sebelumnya diberitakan beredar di media sosial sebuah rekaman video yang berisikan percakapan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Banjarbaru. Video tersebut diposting di instagram oleh akun @nsmwt

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara laki-laki dan perempuan yang merupakan suami istri. Dalam rekaman itu, keduanya diduga sedang adu mulut.

Tak berselang lama, terdengar suara pukulan diikuti suara tangisan dari seorang anak laki-laki dan perempuan tersebut. Video itu pun viral di media sosial instagram dan sudah ditonton 40,3 ribu kali.

Tidak hanya rekaman video adu mulut, akun @nsmwt juga memposting sejumlah foto yang menjadi bukti bahwa ia menjadi korban KDRT.

Foto-foto tersebut diantaranya luka di bagian bibir, lebam di bagian tubuh, gigi yang lepas, rambut yang rontoh, hingga hasil X-Ray yang menunjukkan tulang patah. (nurul octaviani)

Pos terkait