PT. Adaro Indonesia Bersama Pemkab Balangan Beri Pelatihan Pendampingan Gizi untuk Guru Paud

BALANGAN, dnusantarapost.com – Salah satu Program PT. Adaro Indonesia yaitu PAUD Berkarakter dengan inovasi penguatan gizi anak usia dini tahun ini menyasar di delapan sekolah binaan yang sebelumnya pernah mendapat pembinaan Pendidikan Karakter Berbasis Holistik (PHBK) sebagai upaya mendukung penanganan kasus stunting di Kabupaten Balangan.

Aan Nurhadi, selaku CSR Section Head Bidang Pendidikan dan Kesehatan PT. Adaro Indonesia mengatakan, para guru PAUD binaan di Kabupaten Balangan ini perlu adanya pembekalan pengetahuan terkait meningkatkan status gizi anak termasuk tumbuh kembang anak usia dini

“Penguatan kompetensi guru satu upaya kita untuk meningkatkan status gizi anak usia dini sehingga dapat menekan angka stunting,” jelas Aan, Selasa (24/4/2024) di Paringin.

Hasil asesmen yang dilakukan Yayasan Adaro Bangun Negeri, ke delapan PAUD binaan di Balangan pada Februari 2024 ditemukan ada 37,03 persen anak berstatus tidak normal (stunted, underweight, wasted).

Aan mengungkapkan kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena dapat menghambat tumbuh kembang anak secara optimal.

Karena itu, Adaro Grup bersama mitra kerja dan Pemkab Balangan melengkapi program Adaro PAUD Berkarakter dengan intervensi gizi kepada anak- anak PAUD berupa pengetahuan terkait kesehatan yang diselipkan dalam pembelajaran, bantuan alat antropometri dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta pemantauan rutin tumbuh kembang anak yang dilakukan para guru dan orang tua dengan bimbingan dari pendamping lapang, kader posyandu dan tenaga kesehatan.

Aan menambahkan, kolaborasi Adaro bersama Indonesia Heritage Foundation dan Pemkab Balangan ini sebagai upaya mewujudkan anak sehat dan berkarakter.

Supervisor Adaro Nyalakan Ilmu YABN , Citra Hapsari menjelaskan, dari kegiatan penguatan kompetensi guru PAUD ini diikuti oleh 16 peserta dari empat kecamatan di Kabupaten Balangan, yakni dari Paringin, Paringin Selatan, Juai dan Halong.

Sementara itu, Bupati Balangan H Abdul Hadi dalam sambutannya yang diwakili Kepala Bapperinda Balangan, Rahmadi Yusni mengatakan anak usia dini harus mendapat dukungan terbaik agar pertumbuhannya optimal sehingga menjadi generasi yang unggul.

Bupati Balangan H Abdul Hadi pun meyakini bahwa progam holistik berbasis karakter ini mampu siapkan generasi unggul di daerah.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara pihak swasta (Adaro Grup) dengan pemerintah daerah dalam upaya hasilkan sinergitas dan penanganan masalah stunting.

Mengingat kualitas sumber daya manusia menjadi modal dasar di masa mendatang karena itu permasalahan gizi anak hingga stunting harus diselesaikan bersama.

Selaku koordinator penanganan stunting, Rahmadi mengakui bahwa ini capaian yang luar biasa dalam kolaborasi bersama ini, terbukti kini angka stunting dengan berdasarkan laporan elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM) turun menjadi 14.43 persen di awal tahun 2024.

Dari yang awalnya Kabupaten Balangan sempat dinobatkan sebagai Kabupaten dengan angka stunting tertinggi di Kalimantan Selatan pada tahun 2022 lalu.

“Berkat keberhasilan ini Kabupaten Balangan menerima dana insentif daerah sebesar Rp5,7 miliar dari pemerintah pusat,” jelas Rahmadi.

Salah satu guru PAUD Rumah Pintar Kecamatan Paringin yaitu Syahrian mengakui, saat ini sejumlah anak usia dini di sekolahnya memiliki berat badan yang tidak normal dan lebih pendek dibanding usianya.

“Kegiatan penguatan kompetensi ini jadi bekal kami sebagai guru PAUD untuk turut mendukung upaya peningkatan gizi anak,” ungkap Syahrian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *