BALANGAN, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2024 yang bertempat di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Rabu (27/3/2024).
Turut berhadir jajaran Forkopimda Balangan, seluruh kepala SKPD, camat, kepala desa, mitra perusahaan, perbankan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan Forum Anak Daerah Kabupaten Balangan.
Kegiatan ini merupakan serangkaian dari seluruh tahapan siklus perencanaan tahunan yang rutin dilakukan dan menjadi awal dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan, Rakhmadi Yusni mengatakan, peningkatan pemenuhan infrastruktur dan perekonomian menjadi fokus pertama dalam pembangunan di Kabupaten Balangan 2025.
Selain itu, fokus pembangunan lainnya juga disampaikan dalam laporannya seperti peningkatan nilai tambah produksi pertanian dan pengembangan pariwisata, peningkatan investasi produk unggulan dan daya saing UMKM serta peningkatan sumber daya manusia.
Kemudian peningkatan tata kelola pemerintahan, percepatan penanganan kemiskinan dan mewujudkan kehidupan sosial, budaya dan agama serta pemerintahan yang harmonis dan kondusif.
Diketahui sebelum terlaksananya Musrenbang ini, sudah dilakukan Musrenbang kecamatan dengan menghasilkan usulan sebanyak 1.953 dan setelah melalui forum lintas SKPD, tersaring menjadi 1.917 usulan.
Bupati Balangan, H Abdul Hadi dalam sambutannya mengatakan perencanaan pembangunan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia.
Bupati Balangan juga mengatakan melalui perencanaan pembangunan yang baik, maka perencanaan akan mampu memberikan manfaat dan fungsi sebagai penuntun arah untuk meminimalkan ketidakpastian, inefisiensi sumber daya dan untuk menetapkan standar kualitas.
“Diharapkan pembahasan pada Musrenbang dapat dilakukan maksimal agar kebijakan, program dan kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat,” harapnya.





