BALANGAN, dnusantarapost.com -Inovasi dianggap sebagai langkah strategis untuk memperbaiki dan meningkatkan efisiensi, kualitas, dan responsivitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan mengadopsi inovasi, pemerintah daerah berupaya memberikan layanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih efektif kepada seluruh warga Kabupaten Balangan.
Kabid Litbang Bappedalitbangda Kabupaten Balangan, Haryanto menjelaskan pentingnya adanya inovasi yang dapat membantu meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan beberapa kendala yang dihadapi terkait pelaporan inovasi di daerah. Salah satunya adalah kekurangan indikator dan data dukung yang harus dipenuhi oleh SKPD yang menciptakan inovasi.
“Hal ini menjadi masalah yang perlu diselesaikan agar pelaporan inovasi menjadi lebih efektif dan terukur,” ujar Haryanto kepada media ini, Senin (10/7/23) di kantornya.
Ia katakan, dalam upaya mengatasi masalah tersebut, Bappedalitbangda Kabupaten Balangan telah melakukan berbagai langkah, termasuk sosialisasi, pendampingan, dan bimbingan teknis kepada SKPD dan individu yang ingin menciptakan inovasi.
“Sejak tahun lalu, telah dilakukan 14 kali kegiatan Inovasi Balangan (Inoba) yang bertujuan untuk mendorong inovasi di daerah,” sebutnya.
Haryanto menekankan bahwa inovasi yang dilaporkan haruslah terkait dengan isu-isu penting yang ditentukan oleh kementerian atau tema yang menjadi kewajiban daerah.
Hingga saat ini, sudah terdapat 300 judul inovasi yang masuk dalam penjaringan, dengan beberapa di antaranya telah dilaporkan kepada kementerian berdasarkan 21 indikator yang ditetapkan.
“Salah satu prestasi yang dapat diapresiasi adalah adanya inovasi yang menerima penghargaan Kalsel Inovasi Award tahun ini, yaitu “Layar Sibalang”. Selain itu, terdapat juga 5 inovasi dari 1 SKPD yang telah matang dengan bobot evaluasi mencapai 94. Sementara itu, tiga inovasi lainnya telah memenuhi indikator dan telah dilaksanakan pada 8 Juni tahun ini, sebagai persiapan untuk tahun-tahun berikutnya”, papar Haryanto.
Haryanto juga mengharapkan kepada seluruh SKPD untuk memberikan dukungan kepada para inovator di SKPD dalam hal pemenuhan dan motivasi.
Menurutnya, inovator SKPD haruslah aktif memberikan semangat dan memastikan bahwa inovator tersebut tidak perlu melibatkan Bappedalitbang dalam setiap langkah inovasinya.
Terakhir, haryanto berharap agar inovasi terus berkembang di Kabupaten Balangan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Peningkatan pelayanan publik menjadi tujuan utama, dan inovasi adalah kunci dalam mencapainya,”tutupnya. (AH)






