BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Sholawat dan doa bersama digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Kegiatan yang diinisiasi KNPI Kota Banjarmasin tersebut berlangsung dalam suasana khidmat, di tengah kondisi kemarau yang melanda wilayah setempat.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, jamaah melaksanakan salat hajat sebagai bagian dari ikhtiar spiritual dan doa bersama untuk Kota Banjarmasin.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah dan ceramah agama yang disampaikan KH H. Ilham Humaidi. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR dan Ketua KNPI Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar.
Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Sofwan, S.H., mengatakan kegiatan tersebut tidak dimaksudkan sebagai bentuk perayaan semata, tetapi menjadi momentum peringatan dan refleksi dalam memperingati perjalanan panjang Kota Banjarmasin.
“Jangan bertepuk tangan, ini suatu peringatan, bukan perayaan,” ujar Sofwan saat ditemui seusai kegiatan.
Menurut Sofwan, pernyataan tersebut merupakan pesan yang disampaikan KH H. Ilham Humaidi dalam ceramahnya dengan merujuk pada perkataan Kiai Hasan Abdullah Sahal.
Ia menjelaskan, rangkaian ibadah dan doa tersebut juga menjadi ikhtiar bersama agar Allah SWT memberikan rahmat kepada Kota Banjarmasin dan masyarakatnya. Doa turut dipanjatkan agar kondisi kemarau segera berakhir dan hujan kembali turun.
Momentum doa bersama tersebut berlangsung menjelang dan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Tahun 2026 menjadi tonggak penting karena Banjarmasin memasuki usia lima abad. Pemerintah Kota Banjarmasin sendiri menjadikan doa bersama sebagai salah satu bagian dari rangkaian kegiatan menuju peringatan tersebut.
Kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Banjarmasin. Sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama MUI dan Forkopimda menggelar salat hajat, istighotsah, tahlil, serta doa haul jamak sebagai bentuk doa untuk keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Selain kegiatan keagamaan, rangkaian Hari Jadi ke-500 Banjarmasin juga diisi dengan berbagai agenda lain. Pemerintah Kota Banjarmasin, misalnya, menggelar doa bersama lintas agama yang melibatkan enam agama sebagai bagian dari pesan kerukunan dan toleransi masyarakat.
Dalam kegiatan yang diinisiasi KNPI tersebut, para peserta berharap momentum lima abad Banjarmasin tidak hanya menjadi penanda perjalanan sejarah kota, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan memanjatkan doa bagi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.
Doa juga diarahkan agar Kota Banjarmasin senantiasa mendapat rahmat dan keberkahan Allah SWT, sementara kondisi kemarau yang tengah berlangsung dapat segera berlalu. (Alf/Muhajir)





