BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan dan keagamaan di Kalimantan Selatan. Ulama kharismatik KH Husin Naparin, Lc., M.A., wafat pada Rabu (06/05/2026) pagi.
Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 08.30 Wita di RS Islam Sultan Agung, Banjarbaru, setelah menjalani perawatan.
KH Husin Naparin dikenal sebagai Ketua Umum Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai, salah satu lembaga pendidikan Islam berpengaruh di Kalimantan Selatan.
Sepanjang hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok ulama yang konsisten mengabdikan diri dalam pengembangan pendidikan pesantren serta pembinaan umat.
Dedikasinya menjadikan Pondok Pesantren Rakha Amuntai terus berkembang dan menjadi rujukan pendidikan Islam, khususnya di wilayah Hulu Sungai Utara dan sekitarnya.
Selain aktif dalam dunia pendidikan, KH Husin Naparin juga dikenal sebagai tokoh yang sering memberikan tausiah serta pembinaan keagamaan di berbagai kesempatan.
Ucapan duka cita pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, alumni, hingga lembaga pendidikan. Keluarga besar MA NIPA Rakha Amuntai turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sosok ulama tersebut.
Dalam pesan duka yang beredar, keluarga dan para murid mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosa-dosanya.
Kepergian KH Husin Naparin menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para santri, alumni, dan masyarakat luas yang selama ini mengenal serta meneladani kiprahnya.
Sosoknya dikenang sebagai ulama yang sederhana, berilmu, dan memiliki komitmen kuat dalam mencetak generasi yang berakhlak dan berpengetahuan. (Acong/Alf)





