Diduga Dibobol, Mesin ATM BCA di Martapura Ditemukan Rusak

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Central Asia (BCA) di Jalan Ahmad Yani Km 39, Martapura, Kabupaten Banjar, ditemukan dalam kondisi rusak pada Kamis (12/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 Wita. Kerusakan tersebut diduga akibat percobaan pembobolan oleh orang tak dikenal.

Mesin ATM yang berada di depan Zamrud Gallery itu pertama kali diketahui dalam kondisi rusak saat seorang warga hendak melakukan transaksi penarikan uang. Namun saat akan digunakan, mesin ATM tersebut sudah tidak dapat beroperasi.

Bacaan Lainnya

Informasi itu kemudian disampaikan kepada pemilik toko penjahit yang berada di samping lokasi ATM, yang selanjutnya memberitahukan kepada pihak Zamrud Gallery.

Pemilik Zamrud Gallery, Dudin, mengatakan setelah mengetahui kejadian tersebut pihaknya langsung melaporkan ke Polsek Martapura agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Awalnya ada warga yang ingin menarik uang, tapi mesin ATM sudah rusak. Informasi itu kemudian disampaikan ke kami dan langsung kami laporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Berdasarkan pengecekan awal, tidak ditemukan adanya uang yang hilang dari dalam mesin ATM tersebut. Meski demikian, kerusakan pada mesin diduga berkaitan dengan upaya pembobolan.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, terlihat beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Para pelaku juga diduga menggunakan sebuah mobil jenis minibus saat berada di lokasi kejadian.

Namun kamera CCTV yang berada di dalam ruang mesin ATM diketahui sudah tidak berfungsi sejak Desember 2025 sehingga tidak dapat merekam aktivitas di area dalam mesin.

Hingga Kamis pagi, lokasi kejadian masih dijaga oleh aparat kepolisian. Tim Inafis dari Polda Kalimantan Selatan bersama Inafis Polres Banjar juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan sejumlah bukti.

Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, membenarkan adanya dugaan percobaan pembobolan mesin ATM tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang terlibat.

“Benar, saat ini anggota masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut,” singkatnya.  (nurul octaviani)

Pos terkait