BANJARMASIN, dnusantarapost.com – PT Buana Karya Bhakti (BKB) terseret dalam kasus Operasi Tangkap Tangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, Mulyono. Kamis (5/2/2026).
Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi, Asep Guntur Rahayu pada saat siaran pers di Gedung KPK, Kamis (5/2/2026).
“Jadi, di akhir tahun itu dilihat dari restitusinya ternyata terjadi kelebihan bayar dari PT BKB ini” ungkapnya.
PT BKB adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang perkebunan kelapa sawit dan penghasil minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan inti sawit.
Perusahaan ini berdiri pada 9 September 1995 dan merupakan bagian dari PT Gagah Putera Satria (GPS Group) yang berkedudukan di Jakarta dan Banjarmasin. Kebun inti dan lahan plasma PT BKB berada di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
PT BKB memiliki beberapa anak perusahaan atau subholding yakni PT Fass Forest Development dan PT Kumai Sentosa (bidang kelapa sawit), PT Buana Karya Mandiri Sejahtera (bidang transportasi dan alat berat), dan PT Buana Karya Sarana Jaya (bidang kontraktor).
Direktur Utama PT BKB adalah Imam Satoso Yudiono dan Komisaris Utama adalah Sandi Sastra Surya.






