Inflasi Tanah Laut 2025 Terendah se-Kalimantan Selatan

PELAIHARI, dnusantarapost.com – Kabupaten Tanah Laut mengakhiri tahun 2025 dengan catatan positif dalam pengendalian inflasi. Berdasarkan data Inflasi Kota IHK se-Kalimantan Selatan Tahun 2025, inflasi year-on-year (yoy) Tanah Laut tercatat sebesar 2,91 persen, menjadikannya yang terendah di Kalimantan Selatan serta satu-satunya daerah dengan tingkat inflasi di bawah angka 3 persen.

Capaian ini menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan rata-rata inflasi Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di angka 3,66 persen. 

Bacaan Lainnya

Sementara itu, sejumlah kabupaten/kota lain mencatat inflasi lebih tinggi, di antaranya Kotabaru sebesar 3,03 persen, Tabalong 3,15 persen, Hulu Sungai Tengah 3,93 persen, dan Kota Banjarmasin 3,97 persen.

Terkendalinya inflasi di Tanah Laut merupakan hasil kerja bersama lintas sektor, khususnya melalui peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama perangkat daerah terkait. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut secara berkelanjutan menerapkan berbagai langkah nyata untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok.

Sejumlah upaya yang dilakukan antara lain inspeksi langsung ke penggilingan beras guna memastikan ketersediaan stok, pelaksanaan pasar murah di sekitar Pasar Kota Pelaihari untuk menjaga daya beli masyarakat, serta kegiatan business matching dengan 14 pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya memperkuat distribusi pangan lokal.

Melalui rangkaian langkah tersebut, stabilitas harga kebutuhan pokok dapat dipertahankan, sehingga tidak hanya menekan laju inflasi daerah, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap daya beli masyarakat hingga akhir tahun 2025. (nurul octaviani)

Pos terkait