Tersangkut di Rumah Warga, Akhirnya Identitas Mayat di Sungai Martapura Terungkap

MARTAPURA, dnusantarapost.com  – Misteri identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di Sungai Martapura, Desa Melayu Ulu RT 03, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kamis (1/1/2026) pagi, akhirnya terungkap.

Kapolsek Martapura Timur Ipda M. Taufiqurrahman mengatakan, identitas korban diketahui setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim Inafis Polres Banjar bersama Unit Reskrim Polsek Martapura Timur.

Bacaan Lainnya

“Sekitar pukul 17.30 Wita, identitas korban berhasil diketahui melalui pemeriksaan sidik jari oleh tim Inafis Polres Banjar,” ujar Taufiqurrahman, Jumat (2/1/2026).

Korban diketahui bernama GT. Irwan GR (55), seorang karyawan swasta, warga Jalan Pekapuran, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Setelah identitas korban diketahui, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Polsek Banjarmasin Timur untuk menelusuri keberadaan keluarga korban. 

Melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekapuran, keluarga korban berhasil dihubungi.

Anak kandung korban, Gusti Ahmad Ridho Maulana, kemudian mendatangi kamar jenazah RSUD Ratu Zalecha Martapura dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah ayah kandungnya.

Kapolsek menjelaskan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah.

“Penolakan otopsi disertai surat pernyataan dari keluarga. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit, di antaranya gula darah, gangguan lambung, serta gejala stroke,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penanganan kasus selanjutnya dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Saat ini jenazah masih berada di RSUD Ratu Zalecha Martapura dan akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban ditemukan warga mengapung di bawah jendela samping rumah warga di bantaran Sungai Martapura. 

Saat ditemukan, posisi korban tengkurap dengan wajah berada di dalam air, sehingga menggegerkan warga sekitar. (nurul octaviani)

Pos terkait