Temuan Pemuda Mengapung di Embung Lukodat, Ada Luka Tusuk dan Sayatan

BANJARBARU, dnusantarapost.com – Temuan mayat di Embung Lukodat Kota Guntung Damar RT 12 RW 003, Kelurahan Guntung Payung Banjarbaru pada Sabtu (1/2/2025) mengejutkan warga Liang Anggang.

Bacaan Lainnya

Mayat pemuda berinsial MN (16) yang merupakan pelajar SMAN di Banjarbaru ini ditemukan oleh dua orang yang sedang mencari ikan di sekitar embung, yakni Yuliadi dan Maulana.

Saat menemukan MN (16) mengapung, Yuliadi dan Maulana langsung menarik jasad MN (16) ke tepi embung agar tak hanyut terlalu jauh dan menghalanginya dengan kayu galam. Lalu, keduanya melaporkan temuan itu ke Polsek Liang Anggang.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi mengatakan, usai ditemukan, jasad MN (16) dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk dilakukan autopsi karena ditemukan dugaan tindak kekerasan.

MN (16) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan mengenakan celana jeans dan kaos berwarna merah. Saat ditemukan oleh relawan, ada beberapa yang nampak seperti luka sayat pada bagian telapak tangan kiri dan luka tusuk di bagian pinggang sebelah kanan.

“Batok kepala juga pecah. Ada lebam juga duduga bekas hantaman di pipi kiri dan kanan,” lanjutnya.

Selain itu, MN (16) juga memiliki penyakit epilepsi. Keterangan yang didapat pihak kepolisian dari ayah korban, MN (16) meninggalkan rumah pada sejak Minggu 26 Januari 2025 lalu saat waktu subuh.

“Ayahnya mencoba mengejar namun tidak berhasil. Sejak hari itu ayahnya melakukan pencarian dan sambil menginformasikan anaknya yang hilang,” ujar Ipda Kardi.

Usai menerima informasi ada temuan mayat pada Sabtu (2/2/2025), sang ayah langsung menuju lokasi penemuan itu dan memastikan apakah mayat yang ditemukan merupakan putra kandungnya.

Informasi terakhir yang diterima, jasad tersebut telah dibawa ke rumah duka yang berlokasi di Jalan Pondok Jeruk Gang Ar Razak, Kelurahan Loktabat Utara.

Pos terkait