TANAH LAUT, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) telah merumuskan delapan langkah strategis untuk mengendalikan inflasi sepanjang tahun 2024.
Penjabat (Pj) Bupati Tanah Laut, H. Syamsir Rahman, memaparkan langkah-langkah tersebut dalam rapat paripurna memperingati Hari Jadi Ke-59 Kabupaten Tanah Laut, yang digelar di Gedung DPRD Tala pada Senin (2/12/2024).
Langkah pertama adalah pelaksanaan pasar murah sebanyak 83 kali sepanjang 2024. Hingga awal Desember, pasar murah ini telah terlaksana sebanyak 78 kali, menjadikannya program pasar murah terbanyak di Indonesia.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mampu mengendalikan laju inflasi dan membawa Tanah Laut ke posisi tiga besar daerah dengan inflasi terendah di Indonesia,” ungkap Syamsir dalam pidatonya.
Langkah berikutnya adalah peningkatan produksi padi melalui Program ‘Tala Bungas’ (Tanah Laut Lumbung Beras), yang dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Selain itu, Pemkab juga fokus pada pengembangan komoditas bawang merah dan aneka cabai, serta memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian guna mendukung para petani.
Pemkab juga melakukan kerja sama antar daerah, seperti dengan Kabupaten Probolinggo, untuk memenuhi kebutuhan bawang merah di Tanah Laut, sebagai bagian dari strategi stabilisasi harga.
Upaya lain yang dilakukan diantaranya pengisian lumbung pangan masyarakat, sebagai cadangan pangan strategis, pemberian hibah bibit ikan budidaya, untuk mendukung produksi pangan berbasis perikanan, dan inspeksi pasar (sidak) secara rutin, guna memantau perkembangan harga dan memastikan ketersediaan stok bahan pokok.
Selain memaparkan keberhasilan pengendalian inflasi, Syamsir juga melaporkan berbagai pencapaian di sektor lain yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tuntung Pandang.
Dengan langkah-langkah konkret ini, Pemkab Tanah Laut optimis dapat menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2024. (Rsd).





