SPOBDA Kalsel Raih Juara Umum II Angkat Besi Pelajar

BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Tim angkat besi Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (SPOBDA) Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih juara umum kedua pada Invitasi Cabang Olahraga Angkat Besi Pelajar Provinsi DKI Jakarta 2026.

Dalam ajang tersebut, tim SPOBDA Kalsel mengoleksi sembilan medali, terdiri atas lima emas dan empat perak.

Pelatih Angkat Besi SPOBDA Kalsel, Mudjianto, mengatakan capaian tersebut patut disyukuri karena melampaui target yang ditetapkan sebelum keberangkatan. Menurut dia, para atlet mampu menunjukkan performa maksimal selama pertandingan.

“Alhamdulillah, lima emas, empat perak, juara umum kedua, total sembilan medali,” ujar Mudjianto saat diwawancarai, Minggu (4/10/2026).

Lima medali emas Kalsel masing-masing dipersembahkan Sinta Al Risky pada kelas 45 kilogram U-15, M. Nazril Setyawan kelas 65 kilogram U-18, Hilmah Ruaidah kelas 61 kilogram U-18, Aisyah Humairo kelas +77 kilogram U-18, dan M. Syam Syamsuddin kelas 85 kilogram U-15.

Sementara itu, empat medali perak diraih Safira Marwa Nurrida kelas 49 kilogram U-15, M. Jati Setiawan kelas 55 kilogram U-18, M. Aditya kelas 75 kilogram U-18, serta M. Nabiel Ramadhan kelas 85 kilogram U-18.

Mudjianto menyebut hasil tersebut menjadi capaian penting bagi tim karena komposisi atlet saat ini diisi oleh para atlet yang sedang menjalani proses regenerasi. Sejumlah atlet senior yang sebelumnya menjadi andalan dan meraih prestasi sudah tidak lagi aktif berlatih bersama tim.

“Hasil ini jauh melampaui target yang kami canangkan sebelum berangkat. Semua atlet tampil maksimal dan menunjukkan kerja keras selama masa persiapan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Seksi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga, Asfia Urrahman, mengapresiasi capaian tim SPOBDA Kalsel.

Menurut Asfia, prestasi juara umum kedua tersebut menjadi indikator bahwa program pembinaan atlet pelajar melalui SPOBDA berjalan pada arah yang tepat.

“Alhamdulillah, hasil ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Capaian juara umum kedua ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet angkat besi SPOBDA Kalsel sudah berjalan dengan baik,” ujar Asfia.

Ia menegaskan capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi sesaat. Hasil kejuaraan di Jakarta menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas latihan, meningkatkan kapasitas atlet, sekaligus menyiapkan regenerasi prestasi olahraga Kalsel secara berkelanjutan.

“Semoga pencapaian ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” pungkasnya. (Alf)

Pos terkait