MARTAPURA, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memberikan penghargaan kepada aparatur sipil negara (ASN) serta para inovator dalam rangkaian Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Kamis (1/10/2026) pagi.
Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian ASN sekaligus inovasi yang dikembangkan perangkat daerah maupun masyarakat dalam mendukung pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Banjar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H Yudi Andrea bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banjar, para asisten, kepala perangkat daerah, direktur perusahaan daerah, jajaran TNI-Polri serta pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Banjar juga memberikan penghargaan kepada pemenang Kompetisi Inovasi INTAN BANJAR.
Untuk kategori perangkat daerah, peringkat II diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui inovasi DESAKU PELANDUK MANIS (Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa) yang digagas Hayatun Nupus.
Pemenang peringkat II tersebut memperoleh uang pembinaan sebesar Rp8 juta serta tambahan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen selama satu bulan.
Sementara peringkat III diraih RSUD Ratu Zalecha melalui inovasi LAKASI RAZA (Layanan Penanganan Kusta Terintegrasi RSUD Ratu Zalecha) dengan inovator dr. Eka Listyrini.
Penghargaan untuk peringkat III berupa uang pembinaan sebesar Rp6 juta dan tambahan TPP 50 persen selama satu bulan.
Pada kategori Umum/Masyarakat, Juara I diraih Pajrul Ripani melalui inovasi DESA BANGKIT (Transformasi Lahan Bekas Tambang Menjadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Wisata) di bidang pariwisata. Ia memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta.
Peringkat II diraih Tien Zubaidah melalui inovasi SABANA GEN_3 (Sistem Penyediaan Air Bersih Berbasis Filtrasi) bidang kesehatan dengan hadiah Rp3,5 juta.
Kemudian peringkat III diraih Aida Mayasari melalui inovasi GROWNEST (Media Semai Tanam Langsung Berbasis Jerami Padi) bidang kehutanan dan lingkungan hidup dengan hadiah Rp2 juta.
Untuk kategori harapan, Harapan I diraih Miftah Sabila Azra melalui inovasi GARIS KARSA (Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Produk Bernilai) dengan hadiah Rp1 juta.
Sedangkan Harapan II diraih Tini/Siti Nurul Hidayah melalui inovasi BAMBULOOGY ECO KOMPO (Mini Kompo Berbasis Anyaman Bambu dan Limbah Plastik Keras) dengan hadiah Rp750 ribu.
Sekda Banjar H Yudi Andrea mengatakan, pemberian Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan negara kepada ASN yang telah mengabdikan diri selama 10, 20 hingga 30 tahun.
“Untuk ASN yang mendapatkan Satyalancana merupakan bentuk penghargaan kepada seluruh ASN abdi negara yang telah melaksanakan tugasnya selama 10, 20 dan 30 tahun agar tetap semangat mengabdi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara terkait Kompetisi Inovasi INTAN BANJAR, Yudi menyebut penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemkab Banjar terhadap berbagai inovasi yang lahir dari perangkat daerah, perorangan maupun masyarakat.
“Ini salah satu bentuk apresiasi Pemkab Banjar terhadap para inovator baik dari SKPD, perorangan dan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keberadaan kompetisi tersebut diharapkan dapat mendorong munculnya berbagai inovasi baru yang mampu menjawab persoalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Diharapkan akan selalu tumbuh inovasi-inovasi baru dalam menyelesaikan permasalahan dan mendukung pelayanan di Pemkab Banjar,” pungkasnya. (nurul)





