BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menambah program bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan tenaga konstruksi pada anggaran perubahan 2026.
Melalui Bidang Bina Konstruksi, PUPR Kalsel akan melaksanakan dua kegiatan baru, yakni Bimtek Ahli Perencanaan Tata Ruang dan Pelatihan Tenaga Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kepala PUPR Kalsel M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Bidang Bina Konstruksi, Ihsan Riskiyandi, mengatakan kedua kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pimpinan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.
Selain bimtek, PUPR Kalsel juga menggelar pelatihan tenaga ahli K3 dengan materi yang lebih mendalam. Pelatihan tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari dengan beban pembelajaran 24 jam pelajaran (JP).
“Kedua kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di aula Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, dengan target minimal 35 peserta untuk masing-masing kegiatan. Penjaringan peserta saat ini telah dilakukan,” kata Ihsan, Senin (21/9/2026).
Menurut Ihsan, kegiatan pelatihan dan bimtek merupakan bagian dari pemberdayaan tenaga konstruksi sekaligus penunjang pelaksanaan sertifikasi kompetensi.
Pada anggaran murni 2026, Bidang Bina Konstruksi PUPR Kalsel telah memfasilitasi 245 peserta mengikuti kegiatan bimtek dan pelatihan.
Sementara itu, fasilitasi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) tenaga ahli telah diberikan kepada 60 orang.
Dari jumlah tersebut, 20 orang berasal dari jabatan kerja arsitek dan 40 orang dari jabatan kerja ahli K3. Sertifikasi mencakup jenjang tenaga ahli muda, madya, dan utama.
Secara keseluruhan, PUPR Kalsel menargetkan sedikitnya 375 orang setiap tahun mengikuti kegiatan bimtek, pelatihan, maupun sertifikasi kompetensi. Target tersebut mengacu pada arahan melalui surat edaran Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum.
Dengan target tahunan tersebut, kebutuhan peserta selama lima tahun diproyeksikan mencapai sekitar 1.875 orang.
Ihsan mengatakan pihaknya optimistis target tersebut dapat direalisasikan dengan dukungan Gubernur Kalimantan Selatan dan Kepala Dinas PUPR.
“Insya Allah, dengan dukungan besar dan sepenuhnya dari Pak Gubernur maupun Kepala Dinas, target tersebut bisa tercapai untuk Kalsel,” pungkasnya. (Alf)





