BALANGAN, dnusantarapost.com – Potensi peternakan kambing di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, diperkenalkan melalui kontes kambing yang diikuti peserta dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang digelar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Mukti tersebut menjadi ajang bagi peternak untuk menampilkan kualitas ternak sekaligus memperkenalkan Desa Sumber Rejeki sebagai salah satu wilayah dengan banyak peternak dan populasi kambing.
Ketua Pelaksana Kontes Kambing, Wahyu Santono, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperkenalkan potensi Desa Sumber Rejeki, khususnya di bidang peternakan kambing, kepada masyarakat di luar daerah.
“Tujuan kegiatan ini kami ingin kampung kami dikenal kalangan luas sebagai swasembada daging kambing, peternak kambing sekaligus memperkenalkan bahwa kampung kami ini banyak kambing serta pedagang,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, peserta kontes tidak hanya berasal dari Kabupaten Balangan, tetapi juga dari Tanah Laut, Banjarbaru, Martapura, Tabalong, hingga Hulu Sungai Utara.
Ia berharap kegiatan serupa mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Balangan sehingga dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sumber Rejeki, Kuwat, mengatakan kontes kambing menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan.
“Jadi hari ini kegiatan kontes kambing dan bazar UMKM dalam rangka memperingati kemerdekaan walau sudah lewat di September ini, kegiatan ini kami berkolaborasi dengan Gapoktan kelompok peternak yang ada di Sumber Rejeki dan disupport PT Adaro,” kata Kuwat.
Ia mengatakan Desa Sumber Rejeki memiliki potensi peternakan kambing yang cukup besar. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan mendorong peternak semakin serius mengembangkan usaha ternaknya.
“Kami melihat populasi kambing dan peternak kambing sangat banyak, untuk ke depannya supaya peternak kambing makin semangat dalam beternak untuk bisa meningkatkan ekonomi warga kami,” ujarnya.
Selain kontes kambing, kegiatan tersebut dirangkai dengan bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk masyarakat. Pameran kelinci, makanan, sasirangan, hingga bonsai juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. (Alf/Fahri)





