Pemkab Tala Siapkan Dapur Umum, Salurkan Makanan Siap Saji Langsung ke Masyarakat

PELAIHARI, dnusantarapost.com – Menyikapi dampak banjir genangan dan banjir rob yang melanda sejumlah wilayah, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menetapkan status siaga bencana hingga 14 Januari 2026, sekaligus memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

Sebagai tindak lanjut penetapan status siaga tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memfokuskan penanganan pada penyediaan logistik, layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan pangan melalui dapur umum.

Bacaan Lainnya

Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut telah mengoperasikan dapur umum lapangan yang dipusatkan di gudang Dinsos. 

Dapur umum tersebut mulai beroperasi sejak sehari sebelumnya, dengan mekanisme memasak di dapur Dinsos dan hasil masakan langsung didistribusikan ke wilayah terdampak.

Dalam penyaluran bantuan, Hari ini Pemkab Tala bersama Bupati Tanah Laut turut mendistribusikan 2.000 porsi makanan siap saji ke sejumlah desa terdampak, khususnya di Kecamatan Bumi Makmur, termasuk kawasan Kali Besar.

Selain itu, ketersediaan logistik di gudang Dinsos dipastikan aman untuk kebutuhan sekitar satu minggu ke depan, guna menjamin keberlanjutan bantuan selama masa status siaga.

BPBD Tanah Laut bersama Satpol PP, Damkar, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan assessment lapangan, pemantauan tinggi muka air, serta membantu distribusi bantuan dan air bersih. Pelayanan kesehatan juga disiagakan melalui puskesmas setempat.

“Dapur umum sudah kami operasikan sejak kemarin dan dipusatkan di gudang Dinsos. Makanan dimasak di dapur Dinsos lalu langsung didistribusikan ke desa-desa terdampak,” ujar Kadinsos Tala Eko Trianto.

Dengan ditetapkannya status siaga hingga 14 Januari 2026, Pemkab Tanah Laut berharap penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan cepat, sekaligus meminimalisasi risiko terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

“Untuk stok logistik di gudang saat ini masih aman dan diperkirakan mencukupi kebutuhan sekitar satu minggu ke depan. Kami siap menyesuaikan jika status siaga diperpanjang atau kebutuhan di lapangan meningkat,” tututpnya. (nurul octaviani)

Pos terkait