BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi melepasan Kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Banjarmasin menuju Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV) ke-5 Kalsel 2025 di Kabupaten Tanah Laut, Minggu (16/12/25).
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, memimpin langsung prosesi pelepasan. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi besar kepada seluruh atlet dan jajaran pelatih yang telah menjalani proses panjang menuju kompetisi tingkat provinsi tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan jajaran NPC. Tahun ini kita memberangkatkan 103 atlet dari 11 cabang olahraga. Ini bukti nyata komitmen kita dalam memajukan olahraga disabilitas,” ujarnya.
Ikhsan menambabkan bahwa para atlet tidak hanya mewakili kota dalam arena pertandingan, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan masyarakat.
“Kalian adalah putra-putri terbaik kota ini. Semangat dan ketangguhan kalian menjadi inspirasi bagi seluruh warga. Dengan persiapan matang dan tekad kuat, kami percaya kalian mampu mengharumkan nama Banjarmasin,” tambahnya.
Ia turut mengingatkan agar seluruh atlet menjaga kesehatan, sportivitas, serta kekompakan selama bertanding.
“Tunjukkan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk meraih prestasi. Bertandinglah dengan penuh keyakinan,” pesannya sebelum melepas kontingen.
Ketua NPCI Banjarmasin, Husaini, menjelaskan bahwa kekuatan kontingen tahun ini cukup merata di berbagai cabang olahraga.
“Untuk PEPARPROV tahun ini, kami memberangkatkan 103 atlet, 29 pelatih, dan mengikuti 16 cabang olahraga dari 13 cabor yang dipertandingkan,” jelas Husaini.
Dari pengamatannya, cabang renang, atletik, dan beberapa nomor campuran menjadi tumpuan perolehan medali. Program latihan terpusat (TC) telah dijalankan intensif selama enam bulan.
“TC dimulai dari Mei sampai September. Selama enam bulan itu, semangat atlet luar biasa. Kami optimis bisa mempertahankan gelar juara umum di tahun 2025,” ujarnya.
Husaini juga mengapresiasi kontribusi atlet senior dalam memberikan motivasi dan arahan bagi atlet-atlet muda.
“Mereka sangat aktif. Para senior ikut membantu memberi masukan agar semuanya semakin siap,” tambahnya.





