Prof. Nida Mufidah dilantik Menjadi Rektor Perempuan Pertama UIN Antasari

JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., secara resmi melantik Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd. sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin periode 2025–2029. Upacara pelantikan berlangsung khidmat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, pada Rabu (12/11/2025).

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan UIN Antasari, menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru setelah berakhirnya masa jabatan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A., yang telah memimpin kampus “Unggul dan Berakhlak” tersebut selama dua periode.

Menariknya, dengan terpilihnya Prof. Nida, sejarah baru tercipta di lingkungan UIN Antasari. Ia menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Rektor sejak kampus ini berdiri.

Dikenal sebagai sosok yang tegas namun penuh kehangatan keibuan, Prof. Nida telah menorehkan perjalanan panjang dalam dunia akademik dan kepemimpinan kampus. Ia memulai kariernya sebagai Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, kemudian dipercaya sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, serta terakhir menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan.

Dilansir dari Humas UIN Antasari, dalam sambutannya, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada rektor baru agar terus memperkuat tradisi keilmuan dan karakter religius kampus.

“UIN Antasari adalah salah satu universitas Islam yang memiliki sejarah panjang dalam pengembangan ilmu dan moralitas. Saya berharap Prof. Nida dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan inovasi, integritas, dan visi yang kuat,” ujar Menag.

Sementara itu, Prof. Nida dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan serta tekad untuk melanjutkan capaian positif dari rektor sebelumnya.

“Ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menjaga marwah UIN Antasari sebagai pusat keilmuan Islam yang unggul dan berakhlak. Kami akan terus memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu akademik, serta memperluas kerja sama internasional,” tutur Prof. Nida.

Kepemimpinan Prof. Nida diharapkan menjadi babak baru bagi UIN Antasari dalam menghadirkan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun peradaban berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. (*/al)

Pos terkait