PELAIHARI, dnusantarapost.com – Di penghujung tahun 2025, Jalan Poros Desa Salaman dan Riam Adungan akan dilakukan pengerasan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Selama puluhan tahun jalan penghubung ke dua desa itu belum pernah tersentuh pengerasan, bahkan belum diaspal sama sekali. Alasanya, karena jalan penghubung dua desa tersebut merupakan kawasan hutan.
Sebagai kepala daerah, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, mengupayakan agar akses mobilitas masyarakat terbantu dan lancar. Ia menyampaikan bahwa telah melakukan dengan Kementerian Kehutanan agar pembangunan jalan tersebut segera direalisasikan.
“Jalan poros menuju Desa Salaman dan Riam Adungan selama ini tidak bisa diaspal karena masuk kawasan hutan. Saya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan RI agar pengerasan dan pengaspalan jalan ini bisa dilakukan, setelah sejak tahun 2009 hingga 2015 selalu ditolak,” ungkap Bupati Rahmat Trianto kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).
Ia menjelaskan, hasil koordinasi dengan Wakil Menteri Kehutanan RI, Sulaiman Umar Siddiq, menghasilkan kesepakatan bahwa pengerasan jalan poros tersebut dapat dimulai tahun ini. Sementara pengaspalan dijadwalkan dilakukan pada tahun 2026.
“Sekarang tinggal menunggu anggaran dimasukkan. Tahun ini dilakukan pengerasan terlebih dahulu, dilanjutkan pengaspalan pada 2026,” jelasnya.
Selain perbaikan infrastruktur jalan, H Rahmat juga menyoroti masalah akses komunikasi di dua desa tersebut yang hingga kini sulit mendapatkan sinyal seluler. Pemerintah daerah, katanya, telah merencanakan pembangunan dua menara telekomunikasi di wilayah itu pada akhir tahun ini.
“Termasuk di Kecamatan Bajuin juga akan dibangun beberapa menara seluler di titik-titik yang selama ini sulit sinyal,” pungkasnya.(nurul octaviani)




