MARTAPURA, dnusantarapost.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-1006/Banjar resmi berakhir. Penutupan digelar di halaman Kantor BPBD Banjar, Kamis (21/8/2025), menandai tuntasnya rangkaian kegiatan yang berlangsung selama satu bulan penuh dengan capaian fisik maupun nonfisik mencapai 100 persen.
Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari, Kolonel Inf Ilham Yunus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa. Salah satu hasil utama yang dicapai yaitu pembukaan jalan baru sepanjang 10 kilometer dengan lebar 6 meter.
“Jalan ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk memperlancar aktivitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian. Dulu sulit dilewati, kini akses lebih terbuka. Kami berharap ke depan pemerintah daerah bisa melanjutkan peningkatan kualitasnya, baik dengan pengerasan maupun pengaspalan,” ujarnya.
Selain jalan baru, TMMD juga menghasilkan infrastruktur lain berupa pengerasan jalan sepanjang 4,6 kilometer, pembangunan dua jembatan kayu, satu unit box culvert, rehabilitasi mushola, rehab rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, pos kamling, penyediaan titik air bersih, hingga penanaman 200 bibit pohon.
Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan TMMD di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pemanfaatan hasil pembangunan tersebut. “Semua yang sudah dibangun hendaknya dijaga dan dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ucapnya.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan program nonfisik berupa penyuluhan. Materinya meliputi bela negara, hukum, kesehatan, peternakan, ketahanan pangan, kamtibmas, hingga sosialisasi pencegahan stunting dan bahaya narkoba. Seluruh kegiatan ini dilaporkan selesai 100 persen.
Sebagai penutup, Kodim 1006/Banjar menyerahkan apresiasi kepada Pemkab Banjar yang terlibat aktif dalam program, serta memberikan bantuan sosial berupa bedah rumah dan paket sembako bagi warga.





