Tanah Laut Tunjukkan Semangat Syiar Islam di MTQ Nasional Ke-36 Kalsel

MARTAPURA, dnusantarapost.com  – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-36 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi ditutup pada Kamis malam, 26 Juni 2025, di RTH Ratu Zaleha Martapura, Kabupaten Banjar. 

Meskipun belum masuk dalam lima besar, Kabupaten Tanah Laut berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menempati peringkat ke-10 dari 13 kabupaten/kota peserta.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli, hadir langsung memberikan dukungan kepada para kafilah. Kehadirannya menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membina generasi Qur’ani dan mendukung kemajuan seni baca, tilawah, serta hafalan Al-Qur’an di Tanah Laut.

“Partisipasi ini bukan sekadar tentang peringkat, tapi tentang kontribusi dalam syiar Islam dan komitmen untuk terus membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ungkap Wabup Zazuli usai acara penutupan.

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, yang mewakili Gubernur H. Muhidin, turut mengapresiasi seluruh kafilah yang telah berpartisipasi, termasuk dari Tanah Laut. Ia menegaskan bahwa prestasi di MTQ ini harus menjadi semangat untuk terus meningkatkan kualitas dan pemahaman terhadap Al-Qur’an.

“Siapa pun pemenangnya, ini adalah kemenangan kolektif bagi umat Islam di Kalimantan Selatan. Semoga Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan kita,” ujarnya dalam sambutan.

MTQ ke-36 ini ditutup secara meriah dengan penyerahan trofi dan hadiah kepada para juara di berbagai cabang, termasuk hafalan 30 juz, qari/qari’ah terbaik, hingga cabang tafsir. Kabupaten Banjar selaku tuan rumah berhasil meraih juara umum, sementara hadiah umrah bagi 35 peserta terbaik turut diserahkan langsung oleh Bupati Banjar.

Sementara itu, Tanah Laut membawa pulang beberapa penghargaan di kategori tertentu yang menjadi bukti pembinaan yang terus berjalan. Ajang ini pun menjadi momentum penting untuk evaluasi dan pembenahan menjelang MTQ tahun berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Barito Kuala. (nurul octaviani)

Pos terkait