MARABAHAN – Memeriahkan Kalsel Art Maps 2023 selama Juni-Juli di Bumi Lambung Mangkurat, Ketua Ikatan Pelukis Indonesia (IPI) Batola, Muhammad Zaini, tak ketinggalan untuk berpartisipasi.
Dia pamerkan lukisan karyanya yang dibuatnya sejak 2010 hingga kini di rumahnya.
Guru Seni Budaya pada SMAN1 Marabahan itu memajang koleksi lukisan di dinding rumahnya.
Bahkan lantai dua rumahnya di Jalan AIS Nasution Gang Kompleka Asri III, Kelurahan Marabahan Kota, Marabahan, Kabupaten Batola, dijadikan mirip galeri koleksi lukisan.
Lelaki yang akrab disapa Zaini itu mengaku sengaja menggelar pameran lukisan untuk mendukung bulan karya seni rupa, Kalsel Art Maps 2023.
Lukisan itu, diakuinya semua diatas kanvas ukuran 80×100 sentimeter.
Pengerjaan lukisan itu waktunya relatif, kalau detail bisa hingga satu bulan menggunakan cat khusus akrilik dan sebagian cat minyak.
Bahkan, ada lukisan yang mampu diselesaikan hanya dalam waktu sehari.
“Lukisan itu saya simpan di kamar bawah,” katanya saat ditemui reporter dnusantarapost.com, Minggu (25/6/2023).
Lukisan yang dipamerkan Zaini beraliran futuristik, konsep gerakan mesin dan bangunan.
Ada beberapa lukisan itu yang berisi pesan kehidupan yang diambil dari ayat suci Al Qur’an.
Lukisan yang dipamerkan pernah ditampilkan di Kota Banjarmasin dan Kota Pelaihari saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanahlaut.
Zaini mengharapkan ruang lingkup seninlikis di Kabupaten Batola berkembang dan melahirkan generasi pelukis.
Pemerintah Kabupaten Batola, ungkapnya sudah mengapresiasi pelaku seni lukis dengan dilibatkan dalam Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Batola.
Penyandang gelar S1 pada ISI Yogyakarta itu mengaku anak didiknya dk SMA Negeri 1 Marabahan, ternyata sudah diminta membuat mural.
“Anak didik saya itu menekuni seni mural. Alhamdulilah, ini kebanggaan saya, dia mampu melukis mural di kafe dan kuliah di jurusan teknik sipil,” pungkasnya.






