
𝗕𝗮𝗹𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻, 𝗱𝗻𝘂𝘀𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮𝗽𝗼𝘀𝘁.𝗰𝗼𝗺 – Gandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan memfasilitasi para pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM) dengan pinjaman tanpa bunga.
“Syaratnya di antaranya sudah menjalani usaha selama dua tahun,” kata Bupati Balangan Abdul Hadi, Selasa (24/1/23) di Paringin.
Bupati mengungkapkan, program ini untuk mendorong kegiatan masyarakat, dengan memberikan bantuan permodalan agar meningkatkan UMKM sehingga memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Warga yang bisa menikmati program ini dari berbagai sektor usaha baik pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, UMKM dan sektor lainnya,” sebutnya.
Bupati menyebutkan, pinjaman tanpa bunga ini juga akan dibebaskan biaya administrasi dengan jumlah pinjaman sendiri yaitu dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) warga bisa meminjam maksimal Rp20 juta dan untuk di Bank Kalsel maksimal pinjaman Rp50 juta.
“Pemerintah daerah sendiri telah melakukan penyertaan modal usaha untuk UMKM Balangan ke BPR Paringin sebesar lima miliar di APBD-P 2022,” sebut Abdul Hadi.
Menurut bupati, dana tersebut khusus dipinjamkan untuk pelaku UMKM Balangan dengan pinjaman tanpa bunga. Karena hal tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemkab Balangan, terhadap pelaku UMKM yang telah berjuang untuk pertumbuhan ekonomi keluarga dan ekonomi daerah.
“Semoga program ini segera terwujud pada bulan Februari 2023 mendatang,” harapnya.
Sementara salah satu pelaku UMKM oleh-oleh khas Balangan, Paman Gundul menilai program yang dibuat oleh pemerintah daerah tersebut sangat bagus untuk para pelaku UMKM.
“Semoga sesuai harapan dapat segera terwujud untuk menambah modal usaha kami nantinya,” tuturnya. (Tim)





